Sosok Mayat Laki - laki Ditemukan Mengambang Di Kolam PT. Agrindo




PERSONEL POLSEK SEMBALUN SAAT MENGEVAKUASI KORBAN


Selong - Sosok mayat laki-laki telah ditemukan di sebuah kolam penampungan air pertanian milik PT. Agrindo di wilayah Kampung Karya Dusun Bawak Nao Daya Desa Sajang Kecamatan Sembalun pada Minggu (10/2) . Demikian disampaikan Kapolres Lombok Timur melalui Kasubbag Humas, IPTU L. Jaharuddin di Selong (11/2).

Kronologis penemuan mayat tersebut berawal saat saksi bernama Erwin (10 tahun) seorang pelajar yang masih duduk di bangku sekolah dasar bermain bersama teman-temannya ke PT. Agrindo. Sesampainya di lokasi kolam penampungan air milik PT. Agrindo, saksi mencium bau amis. Saksi kemudian mencari sumber bau yang menyengat tersebut dan menemukan ada mayat yang sudah mengambang di dalam kolam.

Mendapatkan hal yang demikian itu, saksi Erwin segera memberitahukan hal yang dilihatnya kepada salah seorang karyawan PT. Agrindo yang bernama Subaedah alias Inaq Deni yang lantas mengabari Ketua RT setempat yang langsung mengecek kebenaran informasi yang diterima.

Setelah memastikan informasi yang diterima benar adanya, penemuan mayat ini dilaporkan ke Polsek Sembalun yang langsung mendatangi TKP dan menghubungi tim medis Puskesmas Sembalun dan mengorek keterangan dari beberapa orang saksi, termasuk orang tua korban. Selanjutnya, bersama tim medis, personel Polsek Sembalun mengevakuasi korban ke rumah keluarga korban, dikarenakan permintaan keluarga yang ingin segera memakamkan korban.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban sudah dicari sejak 4 hari lalu karena tidak pulang ke rumah. Dan atas musibah ini, keluarga ikhlas menerimanya. Karena itulah, pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan otopsi. Sebab, keluarga yakin tidak ada unsur kejahatan pada kasus kematian korban.

Dugaan sementara penyebab kematian korban karena terpeleset ke dalam kolam dan tenggelam. Sebab, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Iptu L. Jaharudin selaku Kasubbag Humas mengimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi kasus serupa atau jika terjadi setiapa kejadian menonjol lainnya kepada pihak Kepolisian untuk segera dilakukan Evakuasi ataupun Identifikasi supaya kasus tersebut tidak merembet hingga menggangu situasi Kamtibmas ditengah – tengah Masyarakat. “ Pungkas Jaharudin”.

Komentar